Strategi Orang Tua Muda Mengelola Investasi Jangka Panjang untuk Pendidikan

14 Jan 2022

Blogs

Strategi Orang Tua Muda Mengelola Investasi Jangka Panjang untuk Pendidikan
Membesarkan anak membutuhkan rencana yang matang. Simak cara mengelola investasi jangka panjang bagi para orang tua muda berikut ini!


Bagi pasangan yang sudah menikah, memiliki anak bukan sekadar memenuhi tuntutan sebagai keluarga baru. Ada banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan setelah memiliki anak nantinya. Ini terkait bagaimana cara kamu mendidik dan membesarkannya dengan baik. Meski bukan satu-satunya, memiliki anak membutuhkan uang dan jumlahnya tentu tidak sedikit. Salah satu cara untuk bisa memenuhi kebutuhan anak sejak kecil sampai dewasa adalah dengan menggunakan investasi jangka panjang.

Investasi jangka panjang merupakan jenis investasi yang dananya terus disimpan dan baru bisa dicairkan setelah mencapai tenggat waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan. Investasi dalam jangka panjang memiliki tenggat minimal satu tahun dengan waktu simpan maksimal yang bisa ditentukan sesuai kebutuhan. 



Biaya Pendidikan: Dana yang Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Salah satu biaya yang perlu dipertimbangkan oleh para orang tua muda adalah biaya pendidikan. Selain karena perlu dikeluarkan dalam rentang waktu yang panjang (mulai dari tingkat TK sampai perguruan tinggi), pendidikan membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Biaya pendidikan di Indonesia terus mengalami kenaikan. Menurut Independent Financial Planner dari Quantum Magna Financial, Muhammad B. Teguh, inflasi biaya pendidikan bisa terjadi sebanyak 18 sampai 20% setiap tahunnya. Artinya, kalau kamu hanya mengandalkan tabungan biasa, kamu akan kesulitan mengumpulkan uang pendidikan untuk anak kelak. Jadi, kalau kamu sudah punya anak tetapi sama sekali belum punya tabungan pendidikan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulainya.



Strategi Menggunakan Investasi Jangka Panjang untuk Pendidikan Anak

Lalu strategi apa saja yang bisa kamu lakukan dengan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan biaya pendidikan anak di masa depan? Simak penjelasannya berikut ini!

Menggunakan Tabungan Konvensional 

Menggunakan rekening tabungan di bank masih menjadi pilihan yang populer bagi para orang tua untuk menyiapkan dana pendidikan anak. Kamu bisa membuat rekening biasa dengan menggunakan namamu atau langsung menggunakan nama anak.

Membuat Tabungan Pendidikan

Khusus untuk dana sekolah, bank juga menyediakan opsi tabungan khusus pendidikan. Selain memberikan rasa aman, tabungan pendidikan juga tidak menetapkan target tertentu yang harus dicapai. Belum lagi, bunga tabungan yang cukup menggoda. 

Tabungan pendidikan sebenarnya merupakan turunan dari tabungan konvensional milikmu jadi kamu bisa menghubungkan keduanya. Pilihlah sistem autodebet untuk memudahkan kamu menabung. Selain itu, sistem autodebet juga akan membuat kamu lebih disiplin dalam menabung sehingga uangnya tidak akan terpakai untuk hal lain.

Memanfaatkan Asuransi Pendidikan

Strategi selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan pendidikan anak lewat investasi jangka panjang adalah dengan menggunakan asuransi pendidikan. Meskipun terdengar mirip dengan tabungan pendidikan, asuransi pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi non-bank.

Perbedaan lain yang mendasari asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan adalah sistem pembayaran. Dengan asuransi pendidikan, kamu harus membayarkan preminya terlebih dahulu selama waktu yang ditentukan dengan jumlah yang sudah disepakati. Uang premi itu baru bisa dicairkan setelah jatuh tempo atau pendaftar asuransi meninggal dunia.

Pada tabungan pendidikan, kamu bisa mencairkannya setelah semua kewajiban menabung kamu selesai atau kamu tidak sanggup lagi membayar cicilannya. Perlu diketahui bahwa potongan biaya asuransi biasanya lebih tinggi dibanding tabungan pendidikan.

Membuat Tabungan Emas

Produk investasi jangka panjang lain yang bisa kamu manfaatkan untuk merencanakan masa depan anak termasuk pendidikan adalah tabungan emas. Meski harganya cenderung fluktuatif, data historis menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun terutama dalam jangka panjang, harga emas cenderung mengalami kenaikan. Kamu bisa membuat tabungan emas digital atau membeli perhiasan dan emas batangan sebagai investasi pendidikan anak.

Membeli Properti Sebagai Investasi

Investasi jangka panjang lain yang juga bisa kamu pertimbangkan untuk mempersiapkan masa depan anak adalah investasi properti. Sampai saat ini, banyak orang tua yang memilih untuk mewariskan rumah atau toko kepada anak-anaknya. Properti juga umumnya cenderung mengalami kenaikan harga dalam jangka panjang.

Jika kamu mempersiapkan properti untuk dana pendidikan anak, kamu bisa menyewakannya atau menjualnya. Opsi menjual properti mungkin perlu dipertimbangkan karena sifatnya yang kurang likuid (susah terjual). Jika memang kamu ingin menjual, pastikan kamu melakukannya beberapa bulan sebelum waktunya anak masuk sekolah agar kamu bisa menemukan pembeli.

Membeli Reksa Dana

Investasi Reksa Dana merupakan opsi yang tidak kalah bagus untuk mempersiapkan masa depan pendidikan anak. Reksa Dana sendiri merupakan instrumen investasi dengan keuntungan jangka menengah hingga jangka panjang yang cukup menjanjikan.

Selain risiko yang lebih kecil ketimbang investasi lain, Reksa Dana bisa dimulai dengan modal kecil. Imbal hasilnya pun lebih besar daripada tabungan bank. Lalu, di mana kamu bisa memulai investasi Reksa Dana untuk anak? Jawabannya ada di Invesnow. 

Invesnow memiliki 21 manajer investasi terverifikasi dengan total lebih dari 100 produk Reksa Dana terdaftar. Dengan lisensi APERD OJK, kamu bisa membuat investasi jangka panjang yang lebih aman di Invesnow.


floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2022 PT Invesnow Principal Optima