Pertumbuhan Kredit Membaik, Sinyal Positif Ke RDS

29 Agu 2023

Updates

Pertumbuhan Kredit Membaik, Sinyal Positif Ke RDS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara harian mencatatkan penguatan sebesar +0.38% ke level 6,921 pada perdagangan hari Senin (28/08). Penguatan IHSG didorong oleh tiga sektor yang mengalami tekanan terbesar, yakni sektor material dasar sebesar +1,45%, lalu sektor energi sebesar +1,00% serta sektor property dan real estate sebesar +0,80%. Saat ini IHSG ditradingkan kembali dengan valuasi menarik, Price Earning Ratio (PER) sebesar 13,80x dan nilai Market Price Book Value (PBV) sebesar 1,94x. Investor asing membukukan pembelian bersih (Net Buy) sebesar Rp 1,37 triliun pada perdagangan hari Senin (28/08). Jadi secara YTD transaksi investor asing masih tercatat dengan total pembelian bersih (Net Buy) senilai Rp 2,29 triliun.

 

Bank Indonesia (BI) memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada diarea sekitar 5,11-5,15% pada kuartal III 2023 ini. Angka tersebut diharapkan membuat pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5-5,3%.  Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan kredit yang disalurkan oleh perbankan tumbuh positif. Penyaluran kredit pada Juli 2023 tercatat sebesar Rp6.663,6 triliun, atau tumbuh 8,5 persen secara tahunan (yoy), dibanding bulan sebelumnya melambat 7,8 persen (yoy).

 

Wall Street ditutup kompak ditutup menguat pada perdagangan hari Senin (28/08). Dimana indeks Dow Jones Industrial Average menguat sebesar +0,62% ke level 34,560. Indeks S&P 500 juga ikut menguat sebesar +0,63% ke level 4,433. Dan indeks Nasdaq Composite juga mengalami penguatan sebesar +0,84% ke level 13,705. Inflasi di AS telah turun menjadi 3,2% dari puncak dalam 40 tahun terakhir di di level 9%. Setelah menaikkan suku bunga dari hampir nol persen menjadi antara 5,25% dan 5,5 persen, Powell mengatakan bahwa Federal Reserve akan 'melanjutkan kebijakan dengan hati-hati' saat mereka mempertimbangkan kenaikan lebih lanjut.

 

Kinerja reksadana secara harian ditutup kompak menguat pada perdagangan hari Senin (28/08), seperti jenis reksadana saham yang mengalami penguatan sebesar +0,19%, diikuti reksadana campuran yang juga ikut menguat sebesar +0,19%, sementara itu reksadana pasar uang menguat sebesar +0,03% dan terakhir reksadana pendapatan akhirnya berhasil menguat setelah tertekan selama berhari - hari sebesar +0,18%.

 

Kinerja reksadana pada hari Senin (28/08) dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kembalinya investor asing membukukkan Net Buy yang ikut mendorong kenaikan IHSG. Selain itu kebijakan Bank Indonesia yang tetap menahan pada tingkat suku bunga saat ini dilevel 5,75%. Selain itu, masih buruknya perkembangan ekonomi China, membuat dana outflow dan menuju ke negara emenrging market. Dengan begitu kinerja reksadana campuran, saham dan pendapatan tetap mengalami perbaikkan. Namun investor diharapkan selalu waspada terhadap faktor eksternal yang bisa saja terjadi.

 

 

 

#InvesNowCuanLater  #BigDreamStartNow

 

floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo
ojk
ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2024 PT Invesnow Principal Optima