Siap-siap Pekan Ini Banyak Rilis Data Domestik dan Global

14 Nov 2022

Updates

Siap-siap Pekan Ini Banyak Rilis Data Domestik dan Global

Domestik

Rangkuman IHSG pekan lalu menguat 0.62% secara point-to-point (ptp), melesat 4.03% sebulan terakhir dan sudah naik 7.71% secara year-on-year/yoy. Begitupun dengan rupiah yang sukses menguat 1.56% sepekan dan mengakhiri perdagangan Jumat kemarin di Rp 15.490/US$, menguat 1.27% di pasar spot. Dalam sebulan rupiah sudah mampu menguat tipis 0.37% meskipun setahun terakhir, rupiah masih mencatatkan pelemahan hingga 8.7%.

Pada Selasa besok RI akan merilis data neraca dagang Oktober. Bank Indonesia dijadwalkan akan merilis kebijakan moneter terbarunya pada Kamis (17/11/2022). Konsensus analis Trading Economics memprediksikan bahwa BI akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) dan membawa tingkat suku bunga acuan naik dari 4.75% menjadi 5%.

Langkah ini harus di ambil BI supaya untuk meminimalisir tekanan terhadap pasar keuangan Tanah Air karena Fed diproyeksikan masih akan menaikkan suku bunga acuannya hingga Maret 2023.

Internasional

Dari global yang harus di simak adalah data Indeks Harga Produsen (IHP) AS per Oktober 2022 yang akan dirilis pada hari Selasa waktu setempat. Data ini adalah data yang juga dinantikan investor global karena bank sentral AS akan menggunakan data IHP sebagai masukan sebelum memutuskan mengambil kebijakan moneter selanjutnya.

Pada Rabu (16/11), Kantor Statistik Nasional dijadwalkan akan merilis angka inflasi Inggris per Oktober 2022. Konsensus analis Trading Economics memprediksikan inflasi akan kembali meningkat ke 10.6% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari 10.1%. Tak hanya inflasi yang meningkat angka pengangguran diperkirakan mencapai 6.5% dalam dua tahun ke depan. Selain itu ekonomi Inggris telah terkontraksi atau minus 0.2% pada kuartal III2022. Hal ini memberikan sinyak resesi di inggris akan benar-benar terjadi.

Sementara pada Kamis (17/11), EUROSTAT akan merilis angka inflasi Eropa per Oktober 2022. Konsensus analis Trading Economics juga memproyeksikan angka inflasi akan kembali melonjak ke 10.7% dari sebelumnya di 9.9% secara tahunan.


floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo
ojk
ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2024 PT Invesnow Principal Optima