Mengenal Reksa Dana Pasar Uang

10 Jan 2022

Blogs

Mengenal Reksa Dana Pasar Uang
Mau investasi untuk pendidikan, pensiun, atau agar mandiri secara finansial? Kamu bisa memilih investasi reksa dana pasar uang dan gabung Invesnow sekarang!


Reksa Dana Pasar Uang adalah salah satu jenis investasi yang banyak diminati investor. Sesuai namanya, Reksa Dana ini mengalokasikan seluruh dana pada instrumen pasar uang atau efek utang dengan periode jatuh tempo di bawah satu tahun, seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau deposito berjangka. Lantaran nilai surat Reksa Dana Pasar Uang mendekati jatuh tempo, kamu bisa memperoleh keuntungan dengan risiko yang cenderung rendah.

Perbedaan Reksa Dana Pasar Uang Dengan Deposito

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Reksa Dana pasar uang dan deposito kerap dibandingkan. Bahkan, tak sedikit orang yang menganggap keduanya justru sama. Faktanya, keduanya berbeda. Supaya kamu lebih paham, berikut perbedaan antara reksadana pasar uang dengan deposito. 

  • Cara Investasi - investasi Reksa Dana Pasar Uang tergolong mudah lantaran pendaftaran dapat dilakukan secara online, kapan pun dan di mana pun. Berbeda dengan Reksa Dana, deposito mengharuskan kamu mendatangi bank untuk melakukan pembukaan rekening deposito. Meskipun prosesnya cepat, kamu harus menyesuaikan jam kerja bank.
  • Minimal Modal - biasanya bank mengharuskan kamu memiliki uang minimal lima juta untuk memulai deposito, sedangkan modal Reksa Dana tergolong ringan, mulai dari puluhan hingga ratusan ribu saja. 
  • Waktu Pencairan - Reksa Dana Pasar Uang dapat dicairkan kapan pun dibutuhkan. Lain halnya dengan deposito berjangka yang hanya bisa dicairkan dalam periode tertentu, seperti 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, atau 24 bulan.
  • Beban Pajak - Keuntungan deposito akan dipotong pajak 20%, sedangkan keuntungan Reksa Dana Pasar Uang bebas pajak. Meskipun demikian, hasil Reksa Dana harus dilaporkan dalam SPT tahunan.
  • Imbal Hasil - imbal hasil deposito setiap bank berbeda. Namun, secara umum sekitar 2% sampai 4.8% per bulan. Imbal hasil Reksa Dana menggunakan persentase tahunan, sekitar 6% sampai 8% setahun.
Keuntungan dan Risiko Reksa Dana Pasar Uang

Dibandingkan menyimpan uang di bank, Reksa Dana Pasar Uang jauh lebih menguntungkan. Sebagai contoh, kamu menabung di bank dengan nominal kurang dari satu juta. Kamu tidak akan mendapatkan laba. Berbeda dengan Reksa Dana yang tetap memberikan kamu keuntungan. Makin banyak uang yang kamu investasikan, makin besar laba yang kamu dapatkan. 

Reksa Dana tak mengharuskan kamu melakukan pengelolaan secara mandiri. Pasalnya, terdapat manajer investasi yang bertugas mengatur dan mengelola dana yang terkumpul dari investor. Artinya, kamu tak perlu memutuskan kapan harus membeli atau menjual instrumen investasi, menganalisis data, dan membuat laporan hasil investasi. Sangat membantu kamu yang minim pengetahuan tentang investasi maupun investor yang tidak memiliki banyak waktu karena kesibukan pekerjaan.

Bagi investor pemula, Reksa Dana sangat direkomendasikan karena modal yang dibutuhkan relatif kecil. Hanya dengan uang Rp100.000, kamu sudah bisa mendaftar Reksa Dana dan mulai berinvestasi untuk masa depan. Selain itu, kamu juga bisa mengambil dana kapan saja dengan proses pencairan yang relatif mudah tanpa potongan denda ataupun pajak. Tak hanya itu saja, Reksa Dana juga memungkinkan kamu memantau pergerakannya melalui ponsel. 

Kendati demikian, kamu juga perlu memperhitungkan risiko Reksa Dana Pasar Uang. Kamu bisa mengalami kerugian akibat gagal bayar. Namun, hal ini dapat diminimalisasi dengan membeli obligasi pemerintah yang jauh lebih aman dibandingkan perusahaan swasta atau sejenisnya. 

Kerugian juga akan kamu alami ketika investor menarik uang dalam jumlah besar (redemption) di waktu yang sama. Contohnya, Reksa Dana Pasar Uang Y mencapai 500 miliar dan di waktu yang sama investor menarik dana 300 miliar. Hal ini menyebabkan Reksa Dana terpaksa dijual sebelum jatuh tempo. Alhasil, kamu akan mengalami kerugian besar karena nilai Reksa Dana sebelum jatuh tempo sangat rendah. 

Terlepas dari kemudahan investasi Reksa Dana Pasar Uang, kamu harus bijaksana dalam mempertimbangkan banyak kemungkinan. Mulai dari modal yang diperlukan, keuntungan, hingga risiko. Tanpa mempelajari Reksa Dana secara mendalam, kamu akan kesulitan menentukan tujuan. 

Lantaran Reksa Dana dikelola oleh manajer investasi, kamu harus mengecek rekam jejak dan portofolionya terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungan. Pastikan juga untuk memilih platform Reksa Dana yang tepercaya dan telah terdaftar serta diawasi oleh OJK. Salah satu rekomendasi terbaik adalah Invesnow.  

Invesnow hadir untuk memenuhi kebutuhan kamu akan investasi masa depan. Invesnow menawarkan Reksa Dana pilihan yang dapat kamu pilih sesuai kebutuhan. Demi memberi keamanan bagi calon investor, Invesnow juga menjalin kerja sama dengan manajer investasi yang profesional, kompeten, dan memiliki rekam jejak baik di bidangnya. Tak hanya itu saja, Invesnow juga melakukan penilaian secara berkala atas kinerja manajer investasi dan Reksa Dana. 

Demikianlah informasi mengenai Reksa Dana Pasar Uang beserta keuntungan dan risikonya. Kalau kamu sudah memahaminya, jangan ragu untuk memulai investasi bersama Invesnow. Yuk, daftar Invesnow sekarang dan wujudkan masa depan keuangan yang lebih baik!


floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2022 PT Invesnow Principal Optima