Cara Investasi Reksa Dana yang Mudah & Menguntungkan

24 May 2022

Blogs

Cara Investasi Reksa Dana yang Mudah & Menguntungkan

Cara investasi Reksa Dana itu nggak sulit. Kamu bisa melakukan investasi dari mana saja dan kapan saja dengan modal yang relatif kecil. Mau?



Investasi jadi salah satu pertimbangan menarik kalau kamu ingin memperoleh passive income. Kamu pun bisa berinvestasi tanpa perlu dana besar. Salah satunya adalah cara investasi Reksa Dana. Meski modalnya nggak terlalu besar, tetapi Reksa Dana menawarkan potensi keuntungan yang menjanjikan, lho. 

Tips Cara Investasi Reksa Dana yang Benar

Dibandingkan dengan instrumen investasi lain, Reksa Dana menawarkan cara berinvestasi yang relatif mudah dan praktis. Oleh karena itu, banyak investor pemula yang memilih berinvestasi Reksa Dana. Meski begitu, kamu perlu membekali diri dengan 4 tips penting dalam berinvestasi Reksa Dana, yaitu: 

1.  Pahami Apa Itu Reksa Dana dan Cara Kerjanya


Reksa Dana memang jenis investasi yang ramah bagi investor pemula. Meski begitu, kamu tetap perlu membekali diri pengetahuan tentang apa itu Reksa Dana. Menurut pengertiannya, Reksa Dana adalah wadah investasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berinvestasi instrumen pasar keuangan. 

Dalam Reksa Dana, dana yang dikumpulkan dari masyarakat akan dikelola oleh manajer investasi. Selanjutnya, dana investasi tersebut dikelola dalam berbagai instrumen. Dengan sistem seperti ini, Reksa Dana menawarkan risiko kerugian yang relatif kecil. Jadi, dana investasi kamu pun terjamin aman. 

2. Tetapkan Tujuan Investasi Reksa Dana


Dalam setiap aktivitas investasi apa saja, termasuk Reksa Dana, kamu perlu menetapkan tujuan yang jelas. Apakah kamu ingin memperoleh keuntungan dalam jangka pendek atau panjang? Penetapan tujuan dapat membantu kamu dalam menentukan pilihan jenis investasi Reksa Dana yang sesuai. 

Sebagai contoh, kamu ingin berinvestasi jangka pendek yang keuntungannya bakal dipakai untuk dana liburan. Selanjutnya, kamu bisa memilih jenis investasi Reksa Dana yang memberikan resiko lebih kecil dalam jangka pendek seperti Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

3. Ketahui Jenis-Jenis Reksa Dana

Reksa Dana merupakan investasi yang sifatnya masih sangat luas. Kamu bakal kesulitan dalam menentukan pilihan kalau memiliki tujuan dalam berinvestasi. Terdapat 5 pilihan investasi Reksa Dana yang bisa kamu jalani, yaitu: 

  • Reksa Dana Saham. Investasi Reksa Dana yang satu ini cukup populer dengan tingkat return tinggi. Reksa Dana Saham dilakukan dengan melakukan investasi Reksa Dana sekurang-kurangnya 80% dalam bentuk saham. Karena Contoh Portofolionya mayoritas dalam bentuk efek saham, tidak heran kalau fluktuasinya mirip dengan pergerakan saham. 
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap. Dibandingkan dengan instrumen Reksa Dana lain, Reksa Dana Pendapatan Tetap memiliki fluktuasi yang terjaga. Tingkat keuntungan yang bisa kamu peroleh dari investasi ini juga cukup tinggi. Alasannya, penggunaan dana investasi dalam Reksa Dana Pendapatan Tetap mayoritas digunakan pada instrumen obligasi (minimal 80%).
  • Reksa Dana Pasar Uang. Dalam Reksa Dana Pasar Uang, dana investasi sepenuhnya digunakan dalam aktivitas investasi yang berkaitan dengan instrumen pasar uang. Contoh instrumen yang termasuk dalam kategori pasar uang di antaranya adalah deposito, surat berharga, dan lain sebagainya. 
  • Reksa Dana Campuran. Sesuai dengan namanya, Reksa Dana campuran merupakan jenis Reksa Dana yang pengelolaannya dilakukan menggunakan instrumen investasi campuran, baik saham, pendapatan tetap, ataupun pasar uang. Catatan penting, porsi dari setiap aset investasi dalam Reksa Dana campuran tidak melebihi 79% total portofolio. 

4. Pahami Istilah dalam Reksa Dana


Terakhir dan tidak kalah penting, kamu perlu membekali diri dengan pengetahuan terkait istilah penting dalam investasi Reksa Dana. Ada banyak istilah yang bakal asing di telinga kamu, di antaranya adalah:

  • NAB atau Nilai Aktiva Bersih adalah harga wajar dari portofolio suatu Reksa Dana setelah dikurangi biaya operasional kemudian dibagi jumlah saham/unit penyertaan yang telah beredar (dimiliki investor) pada saat itu.
  • UP atau Unit Penyertaan merujuk pada satuan ukuran penyertaan yang dipunyai oleh seorang investor. Dalam bahasa yang sederhana, UP adalah satuan yang memperlihatkan kepemilikan dana kamu dalam investasi Reksa Dana. 
  • Subscription fee merupakan salah satu bentuk pengeluaran yang perlu kamu bayarkan saat melakukan pembelian Reksa Dana. 
  • Redemption Fee adalah biaya yang perlu kamu bayarkan ketika mencairkan UP atau menjual Reksa Dana.
  • Manajer Investasi adalah pihak yang bertanggung jawab dalam mengelola dana para investor Reksa Dana.
  • Bank Kustodian merupakan lembaga bank yang menyediakan jasa penitipan efek atau harta lain yang punya kaitan dengan efek. Lembaga ini memiliki fungsi utama sebagai penjaga sekaligus pengawas aset Reksa Dana.
  • KIK atau Kontrak Investasi Kolektif adalah kontrak yang melibatkan antara bank kustodian dengan manajer investasi. Fungsinya untuk menjabarkan hak serta tanggung jawab dari pihak-pihak terkait.


Itulah tips penting yang perlu kamu perhatikan ketika ingin mempraktikkan cara investasi Reksa Dana. Untuk pilihan memulai investasi Reksa Dana, kamu bisa melakukannya di Invesnow. Kamu bisa menemukan beragam produk Reksa Dana sebagai pilihan berinvestasi. Yuk, mulai berinvestasi di Invesnow!

floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2022 PT Invesnow Principal Optima