Akhir Pekan IHSG Diprediksi Koreksi Sehat

10 Jun 2022

Updates

Akhir Pekan IHSG Diprediksi Koreksi Sehat

Domestik

Bank Indonesia merilis data IKK (Indeks Keyakinan Konsumen) pada bulan lalu. IKK dilaporkan melonjak ke 28,9. Indeks sebesar itu belum pernah tercatat dalam sejarah Indonesia. tidak dapat dipungkiri kenaikan indeks ini dikarenakan persepsi dan ekspektasi masyarakat Indonesia bahwa penghasilan akan naik, ekonomi membaik,usaha membaik, dan lapangan kerja bertambah. Karena ini lah banyak investor kembali melepas SBN pada hari ini, ditandai dengan naiknya imbal hasil (yield).


Rupiah kalah lagi melawan dolar AS sehingga sudah mengalami pelemahan sebanyak 4 hari berturut-turut. 

IHSG turun 10,48 poin ke 7.128,4 , IHG melemah karena 9 indeks sektoral mengalami pelemahan. Investor asing mencatat net buy Rp 1,16 triliun. Hari ini IHSG di prediksi melemah karena adanya indikasi overbought sehinggal meningkatkan resiko profit taking. 




International 


Harga batubara kembali melemah 1,07% sehingga sudah terperosok lebih dari 6% selama sepekan ini. Hal ini disebabkan meningkatnya pasokan, diskon batu bara Rusia, serta turunnya penjualan baja. 

Yield obligasi pemerintah AS (US Treasury) cenderung melemah kemarin, karena investor menanti rilis data klaim pengangguran mingguan dan yang terpenting adalah data inflasi pada bulan lalu.

Pasar juga memperhatikan Europe Central Bank yang mengakhiri pembelian aset bersihnya dan memberi sinyal kenaikan suku bunga pada Juli untuk memerangi inflasi yang melonjak.

Nilai ekspor China mengalami kenaikan 16,9% yoy dan impor naik 4,1% yoy. Pelaku pasar juga masih memantau inflasi China yang diperkirakan 2,2% yoy. 

Harga minyak dunia terus merambat naik ditengah banjir permintaan tapi minim pasokan minyak global akibat seteru Rusia vs Ukraina.



floating-whatsapp

Siap untuk menumbuhkan
uang di masa depan?

Perjalanan Investasimu Dimulai Sekarang

logo ojk

Newsletter

Segarkan wawasan investasi Anda setiap harinya
dengan berita-berita financial dari newsletter kami.

© 2022 PT Invesnow Principal Optima